Loading...

Lupakan Kekalahan, Samsung Pamer Tablet Windows 8



Jakarta - Pekan ini pameran elektronik Internationale Funkausstellung Berlin (IFB) akan segera digelar. Samsung yang menjadi salah satu pesertanya akan menunjukkan sesuatu yang istimewa.

Ya, di IFA nanti Samsung akan mencoba melupakan kekalahannya dari Apple dengan memperkenalkan tablet dengan basis Windows 8. Memang baru sebatas pengenalan. Sebab, sistem operasi milik Microsoft ini baru akan diluncurkan secara resmi bulan depan.

Dari undangan yang beredar, tablet Windows 8 akan diboyong ke Jerman dengan mengusung konsep mirip Surface. Namun selain dock keyboard juga ditambahkan stylus seperti Galaxy Note.

Tablet Windows 8 ini nantinya akan mengusung layar 11 inch. Bisa jadi inilah tablet dengan bentang layar terbesar di keluarga tablet Samsung.

Dalam undangan yang disebar ke sejumlah wartawan, tampak gambar tablet dengan antarmuka Windows 8 plus sebuah tagline berbunyi "ready to be smart?"

Patut ditunggu kejutan apa yang akan dibawa Samsung ke IFA 2012 ini. Apalagi sebelumnya juga, Samsung santer bakal meluncurkan juga tablet Galaxy Note 2.
READ MORE - Lupakan Kekalahan, Samsung Pamer Tablet Windows 8

Sepotong Pelajaran dari 'Perang' Apple vs Samsung


Jakarta - Perang gugatan antara Apple vs Samsung di meja hijau ternyata menyimpan sepotong pelajaran bagi masyarakat Indonesia, terutama soal bagaimana memandang Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI). 

Praktisi HKI, Donny A Sheyoputra, mengakui 'panasnya' persaingan Apple dan Samsung secara bisnis. Namun kompetisi keduanya juga merembet ke urusan paten, dimana masyarakat Indonesia bisa sedikit belajar soal itu.

"Di sinilah letak pentingnya pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menghargai dan melindungi HKI-nya. Jika mereka menemukan atau menciptakan suatu invensi, membuat merek, sebaiknya didaftarkan agar diperoleh hak eksklusif dari negara untuk dapat dimanfaatkan jika terjadi sengketa atau pelanggaran atas hak tersebut di kemudian hari,"

Di sisi lain, sebagian masyarakat Tanah Air masih ada yang menilai bahwa pendaftaran HKI hanya buang-buang waktu, buang tenaga, serta buang biaya. Namun ketika HKI-nya dilanggar, baru kelabakan mencari dasar untuk menuntut dan menggugat.

"Padahal risiko terjadinya pelanggaran selama bisnis berlangsung bisa terjadi kapan saja, setiap saat, terutama saat produk atau merek itu sudah mulai tenar dan dikenal masyarakat. Pihak pelanggar jelas bermaksud untuk mendompleng ketenaran itu. Nah, di Indonesia hal ini masih menjadi tantangan," mantan Kepala Business Software Alliance (BSA) Indonesia itu menegaskan.

"Contoh sederhananya, seumpama Apple tidak mendaftarkan HKI-nya di Amerika Serikat (tempat dimana dewan juri memenangkan gugatan Apple atas Samsung--red.), termasuk patennya, sulit bagi mereka untuk menggugat Samsung di sana," lanjut Donny.

Pun demikian, ia tetap mengimbau jika perlindungan HKI jangan dianggap sebagai upaya untuk sekadar menghambat usaha orang lain. 

Sebaliknya, perlindungan HKI harus dipandang sebagai suatu tantangan untuk bersaing secara sehat, berlomba menciptakan inovasi, mengembangkan teknologi yang akhirnya membuka ruang yang lebih luas bagi terciptanya berbagai produk di masyarakat agar dapat dipilih sesuai budget dan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Seperti diketahui, perang paten yang melibatkan Apple dan Samsung meletus di sejumlah negara. Mulai dari Inggris, Korea Selatan, Jerman, Australia, hingga Amerika Serikat.

'Uniknya' putusan juri dan pengadilan di tiap negara berbeda-beda. Putusan paling gres terjadi di pengadilan San Jose, California Amerika Serikat, dimana para juri memenangkan gugatan Apple atas Samsung. 

Dewan juri memutuskan Samsung telah melakukan pelanggaran paten dan harus membayar Apple sebesar USD 1.051 miliar atau sekitar Rp 9,5 triliun sebagai ganti rugi kerusakaan.

Juri yang terdiri dari sembilan orang itu telah mempertimbangkan 700 pertanyaan tentang klaim masing-masing pihak bahwa rivalnya telah melanggar kekayaan intelektualnya.

Mereka akhirnya mengabulkan sebagian tuntutan yang diajukan oleh Apple. Semula perusahaan asal AS itu mengajukan tuntutan sebesar USD 2,5 miliar atau sekitar Rp 23,7 triliun lebih kepada Samsung, namun juri hanya mengabulkan hampir setengahnya saja. Juri memutuskan bahwa Samsung melanggar enam dari tujuh paten Apple. Sedangkan Apple tidak melanggar satupun paten Samsung.

Keputusan juri ini sendiri belum disahkan oleh hakim Lucy Koh yang memimpin persidangan. Rencananya, pertarungan antara Apple vs Samsung masih akan berlanjut 20 September mendatang untuk dengar pendapat dan mendapatkan perintah pengadilan (hearing injunction).
READ MORE - Sepotong Pelajaran dari 'Perang' Apple vs Samsung

Evolusi Logo Microsoft


Microsoft baru saja mengumumkan evolusi logo terbarunya. Logo baru ini mencerminkan kesederhanaan, keramahan, kreatif, variatif, dan modern. Sebelumnya Microsoft juga sempat melakukan perubahan logo beberapa kali, yaitu pada tahun 1980, 1982 dan 1987.
Logo pertama Microsoft pada tahun 1975
Logo kedua Microsoft yang digunakan pada tahun 1980
Logo ketiga yang digunakan pada tahun 1982
Logo yang sebelumnya kita kenal dan pertama kali diperkenalkan pada 1987
Logo baru Microsoft
Logo baru tersebut menunjukkan tranformasi yang sedang terjadi dalam Microsoft. Dengan branding yang lebih kuat, Microsoft mengikat keempat lini bisnisnya, yaitu: Windows Mobile, Windows 8, Xbox, dan Office dalam satu kesatuan kotak dengan empat warna. Logo baru ini juga menjadi tema Windows pada produk-produk yang akan diluncurkan kedepannya. Microsoft menjelaskan bahwa perubahan logo tersebut baru dilakukan karena Microsoft akan melakukan perubahan secara radikal pada akhir tahun ini bersama produk-produk baru yang akan diluncurkan.
READ MORE - Evolusi Logo Microsoft

Segoe Font Collection - Leaked by Microsoft


Font ini adalah font yang digunakan untuk Logo baru yg digunakan oleh Microsoft

Silahkan download disini:
READ MORE - Segoe Font Collection - Leaked by Microsoft

Makna di Balik Logo Baru Microsoft



Logo baru Microsoft
Jakarta - Sejak memperkenalkan logo pertamanya yang digunakan pada tahun 1975 hingga 1979, Microsoft baru mengubah lambang perusahaan sebanyak lima kali. Bahkan yang terakhir, baru melakukan penyegaran setelah 25 tahun lamanya.

Tidak seperti empat logo sebelumnya yang hanya mengusung nama perusahaan, di logo baru ini juga disandingkan 'jendela kotak' yang lebih tegas. Di satu jendela itu terdapat empat warna berbeda, yakni merah, hijau, biru dan kuning.

Menurut Manager Brand Strategy Microsoft Jeferry Meisner, logo ini terinsipirasi dari beberapa produk terbaru yang akan secara masif diperkenalkan dalam waktu dekat. Karena setiap warna tersebut mewakili produk terbaru yang akan segera diluncurkan.

Untuk warna merah mewakili produk Office, biru untuk Windows 8 dan hijau menggambarkan konsol game Xbox. Bagaimana dengan kuning? Masih menjadi misteri, mungkin saja ada sesuatu yang ditawarkan.

Logo baru ini juga meliputi perubahan jenis huruf yang tertulis di kata Microsoft menggunakan font Segoe. Pada huruf 'f' dan 't' di akhiran kata Microsoft juga terhubung dengan satu garis. 

"Simbol ini penting dalam dunia gerak digital. Warna dalam kotak dimaksudkan untuk mengungkapkan beragam portofolio produk perusahaan," tandas Meisner.

Simak video resmi dari Microsoft mengenai peluncuran logo barunya berikut



READ MORE - Makna di Balik Logo Baru Microsoft

Related Posts with Thumbnails